MAKANAN YANG MENGANDUNG
ZAT KIMIA BERBAHAYA
Mugkin
setiap orang tahu bahwa dari sekian banyaknya usaha yang populer dalam dunia
bisnis,usaha produksi makanan dan minuman merupakan bisnis yang mempunyai
potensial pemasaran yang luas dan tingkat persaingan yang tinggi,dari tingginya
tingkat persaingan membuat produsen kurang memperhatikan bahan apa saja yang
digunakan untuk memproduksi makanan dan minumanan tersebut. Berbahaya atau aman
untuk di konsumsi mungkin sudah tidak di utamakan lagi,namun harus kita sadari
dari banyaknya jenis makanan yang beredar di pasaran dengan bahan berbahaya
tanpa disadari sedikit demi sedikit akan mempengaruhi organ tubuh kita,oleh
sebab itu kita sebagai konsumen harus lebih selektif dalam memilih jenis
makanan dan minuman yang mengandung zat kimia berbahaya sebelum di konsumsi.
Zat kimia berbahaya yang sering di temukan pada saat operasi makanan oleh Dinas
Kepala Kesehatan di antaranya ialah :
1.Rodhamin B
: Rodhamin B adalah zat kimia berbahaya yang dicampur di dalam makanan. Efeknya
menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Konsumsi makanan mengandung Rodhamin B
dalam waktu lama bisa membuat gangguan fungsi hati. Ciri-ciri makanan ini yang
mengandung Rodhamin B berwarna merah cerah dan menarik. Biasanya digunakan
dalam bahan makanan ringan, sirup dan kerupuk.
2. Formalin
: formalin bisa membuat makanan tidak rusak sampai tiga hari pada suhu 35
derajat. Dan bertahan lebih dari 15 hari pada lemari es. Karena itu, makanan
mengandung formalin sangat berbahaya karena menyebabkan rasa terbakar pada
tenggorokan, kelainan genetika pada manusia, dan kanker hidung. Jenis makanan
mengandung formalin biasa ditemukan di ayam potong bertekstur kencang, mi tidak
lengkat dan tidak mudah putus, ikan asin berwarna bersih dan cerah, tahu kenyal
namun tidak padat, insang ikan segar berwarna merah tua bukan merah segar.
3. Pewarna karamel : Digunakan paling sering pada cola,
pewarna karamel dibuat dengan pemanasan gula atau senyawa gula seperti sirup
jagung tinggi dextrose dan senyawa amonium, asam atau alkali. Ketika itu dibuat
dengan amonia, dapat berpotensi menyebabkan kanker zat: 2-methylimidazole dan
4-methylimidazole. Untuk mengurangi risiko,kita bisa lihat daftar bahan dalam
makanan yang kita makan sehingga kita dapat menghindari pewarna karamel. Orang
akan terkejut jika mengetahui bahwa warna karamel dapat ditemukan selain untuk
cola dan produk karamel termasuk untuk daging dan makanan cepat saji seperti
yang ditemukan di Taco Bell Taco pada daging sapi.
Dari
informasi yang saya dapat ada juga makanan alami yang di dalamnya mengandung
zat kimia beracun yang sering kita makan,di antaranya ialah :
1. TomatBanyak diantara kita yang tidak tahu bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.
2. Apel
Apel sangatlah terkanal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah Anda bahwa apel mengandung Cyanide / sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel. Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila Anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi.
3. Cheri
Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah.
Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulitan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.
4. Almond
Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.
5. Kentang
Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun. Kalau Anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.
Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma. Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar.
6. Cabai
Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabai. Apapun jenis cabai tersebut (cabai rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabai itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai pepper spray yang bisa membutakan mata. Bila capsaicin ini dikonsumsi dalam jumlah tertentu, maka akan menyebabkan kematian.
7. Kacang Mede
Seperti halnya almond, kacang mede ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat Anda membeli kacang mede yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut. Keracunan kacang mede ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang mede dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.
Demikianlah,semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas dimengerti. Karena kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.Sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di hati dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
sumber referensi lain :